PT. BKS. KRIMINALISASI MASYARAKAT. Saksi JPU. Menguntungkan terdakwa

- Penulis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERATUR NEWS. – Sarolangun Senin, 23. September 2024. Sidang pidana dengan terdakwa Saufi Alias. Opi bin. Ahmad. Alm. Dengan Agenda pemeriksaan saksi fakta dari jaksa penuntut umum berjalan. Alot hingga sampai jam 20 : 30 WIB.

Dian Burlian, SH. MA. Yang di kenal sebagai pengacara wong cilik, bersama Ansori, SH, Menjelaskan bahwa sidang hari ini, berlangsung alot karena kami Penasehat hukum terdakwa ingin mengupas sejauh mana kesaksian parah saksi fakta yang di ajukan jaksa penuntut umum untuk dalam hal, melihat, mendengar dan mengalami sendiri apa yang di lakukan oleh terdakwa. Ternyata dari 4 orang saksi tidak satu orang pun melihat terdakwa pada saat kejadian dan perkuat oleh saksi MATA TEAS GEA. Yang pada intinya, Opi tidak ikut, dan/atau turut serta dan/atau membantu Kejahatan sebagai mana dakwan jaksa penuntut umum. Dengan dakwaan alternatif satu sampai dakwaan ke 3. Semuanya di bantah oleh saksi jaksa itu sendiri.

Baca Juga :  Pasangan nomor urut 1.telah mendeklarasikan Pandawa

Masih menurut Dian Burlian SH MA. Dari kelima saksi yang di ajukan Jaksa penuntut umum semua tidak melihat terdakwa di TKP. Semua melihat terdakwa berada di pondok di Kem di dalam kebun milik PT. ATEK. yang jaraknya dari TKP. Lebih dari 2 km. Dengan demikian saksi JPU. Memberikan litigation bawah terdakwa tidak terlibat dalam kejahatan yang didakwakan JPU.

Dan juga dari 4 barang bukti tidak satupun milik terdakwa dan/atau ada hubungannya dengan terdakwa baik langsung maupun tidak langsung.

Dian Burlian SH MA. Menilai bahwa kasus kliensnya Saufi Alias Opi Bin Ahmad. Terkesan di rekayasa dan di paksakan demi kepentingan tertentu, sehingga tidak lagi memikirkan Aspek hukumnya.

Baca Juga :  Bupati Empat Lawang Kenang Haji Halim Ali – Sosok Dermawan dengan Hati yang Selalu Terbuka untuk Umat

Sidang berikutnya di jadwalkan pada hari Senin tanggal 30 September 2024. Dengan agenda saksi yang meringankan yang di hadirkan oleh penasehat hukum terdakwa. Untuk memperkuat saksi yang telah di hadiri oleh JPU. Yang pada intinya terdakwa tau ada peistiwa pidana pencurian buah sawit milik PT.BKS. tetapi tak terlibat. Sehingga keterangan saksi dapat membantah seluruh dakwaan Jaksa penuntut umum. Dan Dapat membebaskan terdakwa dari dakwaan JPU. Karena tidak terbukti.

Harapan saya dan tim pengacara Wong Cilik selaku penasehat hukum terdakwa, Majelis hakim dapat mengambil keputusan yang objektif dan demi keadilan. (DB).

@#red

Berita Terkait

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan
SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.
Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak
Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS
GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA
GURU BAHASA INDONESIA SMPN 5 TEBING TINGGI HINA WARTAWAN: “CARI BERITA KE AKHIRAT”, FORKOM WARTAWAN SIAP LAPORKAN!
DIDUGA TIMBUN GAS DI RUMAH MEWAH, HARGA LPG DI EMPAT LAWANG MELAMBUNG CAPAI RP 50 RIBU
GEGER! DITUDUH CURI SAWIT, DERLI ROMADON DIPUKULI, MATA DILAKBAN RAPAT,SETELAH 1 BULAN LEBIH KINI HARUS DI LARIKAN KE RUMAH SAKIT. KELUARGA: NO JUSTICE NO PEACE!
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:40 WIB

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan

Sabtu, 18 April 2026 - 17:11 WIB

SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.

Sabtu, 18 April 2026 - 11:44 WIB

Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak

Sabtu, 18 April 2026 - 11:15 WIB

Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Senin, 13 April 2026 - 17:17 WIB

GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA

Berita Terbaru