Dugaan Korupsi Dana BOS di SMPN 2 Pasma Air Keru Mencuat, Kepala Sekolah merasa dirinya benar APH Harus bertindak

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Korupsi Dana BOS di SMPN 2 Pasma Air Keru Mencuat, Kepala Sekolah Bantah Tuduhan

Empat Lawang, Sumatera Selatan-literaturtv.id – SMPN 2 Pasma Air Keru, yang terletak di Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, tengah menjadi sorotan terkait dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kepala sekolah, yang diidentifikasi sebagai KEPALA SEKOLAH”ABDUL RAHMAN, di Duga melakukan korupsi dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan siswa dan peningkatan kualitas pendidikan.

Tim investigasi menemukan sejumlah kejanggalan dalam laporan penggunaan Dana BOS tahun anggaran 2024-2025. Namun, [Abdul Rahman] dengan tegas membantah dugaan tersebut.

“[Kutipan Langsung dari Kepala Sekolah],” mengklaim bahwa semua dana telah direalisasikan sesuai dengan peruntukan yang tertera dalam Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS).

Baca Juga :  Feri Indra Leki,SPSc.CLAD.CLDS.Menepis Adanya Pemerasan Atas Tuduhan Dr. Rahmat

Menurut data yang tertera di aplikasi JAGA, SMPN 2 Pasma Air Keru menerima Dana BOS sebesar Rp 130.900.000 pada 22 Januari 2025, dengan rincian penggunaan sebagai berikut:

– Penerimaan Peserta Didik Baru: Rp 0
– Pengembangan Perpustakaan: Rp 0
– Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler: Rp 12.280.000
– Kegiatan Asesmen/Evaluasi Pembelajaran: Rp 6.100.000
– Administrasi Kegiatan Sekolah: Rp 18.103.000
– Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan: Rp 2.646.000
– Langganan Daya dan Jasa: Rp 3.510.000
– Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah: Rp 10.320.000
– Penyediaan Alat Multi Media Pembelajaran: Rp 0
– Penyelenggaraan Bursa Kerja Khusus, Praktik Kerja Industri, dll.: Rp 0
– Penyelenggaraan Kegiatan Uji Kompetensi Keahlian, Sertifikasi, dll.: Rp 0
– Pembayaran Honor: Rp 73.050.000
– Total Dana Terpakai: Rp 126.009.000

Baca Juga :  Pernyataan kontroversial yang diunggah akun TikTok @yunitasmansubroto menuai kecaman keras dari berbagai pihak di Kabupaten Empat Lawang.

Perbedaan antara total dana yang diterima dengan total dana yang terpakai memunculkan pertanyaan. Tim investigasi akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap fakta sebenarnya. Masyarakat Empat Lawang berharap kasus ini dapat segera diselesaikan dengan transparan dan akuntabel, demi menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.

Inspektorat empat lawang harus bertidak atas keraguan masyarakat terhadap kepala sekolah tersebut karena kepala sekolah merasa dirinya benar,

“Ya sekarang ini kan banyak beredar kalau melapor di inspektorat empat lawang itu Susa untuk di tindak lanjuti entah apa yang terjadi apa di lung lingkup inspektorat tersebut kami menduga adalah upeti masuk,ungkap D

@#,cenci

Berita Terkait

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan
SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.
Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak
Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS
GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA
GURU BAHASA INDONESIA SMPN 5 TEBING TINGGI HINA WARTAWAN: “CARI BERITA KE AKHIRAT”, FORKOM WARTAWAN SIAP LAPORKAN!
DIDUGA TIMBUN GAS DI RUMAH MEWAH, HARGA LPG DI EMPAT LAWANG MELAMBUNG CAPAI RP 50 RIBU
GEGER! DITUDUH CURI SAWIT, DERLI ROMADON DIPUKULI, MATA DILAKBAN RAPAT,SETELAH 1 BULAN LEBIH KINI HARUS DI LARIKAN KE RUMAH SAKIT. KELUARGA: NO JUSTICE NO PEACE!
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:40 WIB

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan

Sabtu, 18 April 2026 - 17:11 WIB

SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.

Sabtu, 18 April 2026 - 11:44 WIB

Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak

Sabtu, 18 April 2026 - 11:15 WIB

Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Senin, 13 April 2026 - 17:17 WIB

GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA

Berita Terbaru