Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Lawang -sumsel– Literatur Tv.id…sabtu,18 April 2026.Masyarakat dan netizen mendesak Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bertindak tegas terkait harga gas LPG 3 kg yang melambung tinggi hingga Rp60.000 per tabung, jauh di atas aturan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dugaan kuat menyebutkan praktik penimbunan menjadi pemicu utama kelangkaan. Lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan berada di Tanjung Beringin, Kecamatan Tebing Tinggi. Selain itu, salah satu agen di Perumnas MTs, Kelurahan Tanjung Kupang juga terindikasi menjual hingga Rp25.000, padahal wilayah tersebut masuk kategori perkotaan.

Aturan HET yang berlaku jelas:

– 📍 Tebing Tinggi (Tanjung Kupang & Tanjung Beringin): Rp18.000
– 📍 Talang Padang: Maksimal Rp20.000
– 📍 Pasema & Air Keru: Maksimal Rp22.000

Baca Juga :  Gaji RT/RW di kecamatan Tebing Tinggi di Potong oleh Lurah

Pelanggaran di atas angka tersebut berarti melanggar aturan dan melampaui HET.

Menanggapi hal ini, kalangan aktivis mempertanyakan legalitas tempat tersebut.
“Banyak info menyebut tempat itu adalah pangkalan atau agen resmi, tapi kenapa tidak ada papan nama atau plang yang terpasang? Kalau memang resmi, wajib dong pasang papan agar publik tahu dan transparan. Publik juga berhak tahu berapa kuota atau jumlah tabung yang boleh dijual sesuai aturan,” tegas salah satu aktivis.

Baca Juga :  REMAJA JADI KORBAN BEGAL DI JALAN POROS SAAT HENDAK MENJEMPUT KAKAKNYA

Ketiadaan tindakan tegas memunculkan pertanyaan tajam dari warga:
“Apakah Pemda takut menindak oknum yang jelas-jelas merugikan rakyat?”

Kekecewaan makin mendalam dengan pertanyaan warga:
“Sampai kapan kami menanggung harga selangit ini? Katanya gas bersubsidi, tapi kenapa justru kami yang dirugikan?”

Masyarakat menuntut Dinas Perdagangan dan pihak terkait segera mengecek lokasi dugaan penimbunan dan agen pelanggar, serta memastikan legalitas dan pemasangan plang resmi agar tidak ada lagi praktik sembunyi-sembunyi yang merugikan masyarakat.

Hingga kini, belum ada langkah nyata dari Pemkab Empat Lawang. Warga berharap penindakan segera dilakukan tanpa pandang bulu.

 

( Redaksi )

Berita Terkait

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan
SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.
Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS
GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA
GURU BAHASA INDONESIA SMPN 5 TEBING TINGGI HINA WARTAWAN: “CARI BERITA KE AKHIRAT”, FORKOM WARTAWAN SIAP LAPORKAN!
DIDUGA TIMBUN GAS DI RUMAH MEWAH, HARGA LPG DI EMPAT LAWANG MELAMBUNG CAPAI RP 50 RIBU
GEGER! DITUDUH CURI SAWIT, DERLI ROMADON DIPUKULI, MATA DILAKBAN RAPAT,SETELAH 1 BULAN LEBIH KINI HARUS DI LARIKAN KE RUMAH SAKIT. KELUARGA: NO JUSTICE NO PEACE!
Tatap Muka Kapolsek Tebing Tinggi dengan Poldes Se-Kecamatan Saling: Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Empat Lawang
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:40 WIB

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan

Sabtu, 18 April 2026 - 17:11 WIB

SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.

Sabtu, 18 April 2026 - 11:44 WIB

Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak

Sabtu, 18 April 2026 - 11:15 WIB

Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Senin, 13 April 2026 - 17:17 WIB

GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA

Berita Terbaru