KEPSEK SMP 2 PENDOPO DI DUGA MARK UP SPJ ,APAKA KEBAL HUKUM JUGA,APH JANGAN TEBANG PILIH

- Penulis

Senin, 6 Januari 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Lawang,Sum-Sel, literaturtv.id,Kepala SMP N 2 PENDOPO di duga Mark up SPJ karena laporan pertanggung jawabannya atau yang di kenal dengan SPJ tidak sesuai apa yang di realisasikan di lapangan

Saat di konfirmasi kepala sekolah tersebut tidak mau menjawab padahal awak media sudah konfirmasi sudah berapa bulan lalu dan seolah kebal Hukum karena di merasa Tim pemengan Paslon BUPATI,

Dan banyak masyarakat yang mendukung Paslon bupati tidak seperti kepala sekolah tersebut,banyak juga tim yang mengeluarkan biaya dan waktu tidak seperti kepala sekolah tersebut dan berpa banyak KA kepala sekolah tersebut membatu,

Baca Juga :  Bupati Empat Lawang Pimpin Langsung Upacara HAB ke 80 di Kantor Kemenag Empat Lawang

Apaka benar kepala sekolah tersebut kebal hukum dan tidak melakukan korupsi kami juga penasaran dengan kepala sekolah tersebut karna apa yang di lihat dari laporan nya tidak sesuai dengan apa yang di realisasikan maka dari itu kami selaku aktivis Empat Lawang meminta periksa dan audit kepala sekolah tersebut dari tahun 2022 sampai tahun 2024.( Ungkap CR )

Adapun laporan realisasi nya tahun
2022 =Rp,117.150.000+156.200.00+117.150.00

Baca Juga :  Di Duga Mark up SPJ,kepala SMA N 2 Tebing Tinggi di Laporkan oleh LSM ke APH,

2023=
Rp,167.750.000+167.150.000

2024 =Rp,161.150.000+161.150.000

Ini adalah bentuk laporan secara terbuka kami mintak inspektorat kabupaten Empat Lawang untuk segera lakukan audit apa yang kami minta sesuai dengan undang – undang nomor 14 tahun 2008

Harapan kami dari aktivis dan media empat lawang jangan ada kepala sekolah yang merasa kebal hukum karena mendukung Paslon pemimpin,karena banyak juga masyarakat yang mendukung tapi saat bersentuhan hukum masih tetap taat hukum,.

@# ,redaksi

Berita Terkait

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan
SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.
Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak
Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS
GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA
GURU BAHASA INDONESIA SMPN 5 TEBING TINGGI HINA WARTAWAN: “CARI BERITA KE AKHIRAT”, FORKOM WARTAWAN SIAP LAPORKAN!
DIDUGA TIMBUN GAS DI RUMAH MEWAH, HARGA LPG DI EMPAT LAWANG MELAMBUNG CAPAI RP 50 RIBU
GEGER! DITUDUH CURI SAWIT, DERLI ROMADON DIPUKULI, MATA DILAKBAN RAPAT,SETELAH 1 BULAN LEBIH KINI HARUS DI LARIKAN KE RUMAH SAKIT. KELUARGA: NO JUSTICE NO PEACE!
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:40 WIB

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan

Sabtu, 18 April 2026 - 17:11 WIB

SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.

Sabtu, 18 April 2026 - 11:44 WIB

Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak

Sabtu, 18 April 2026 - 11:15 WIB

Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Senin, 13 April 2026 - 17:17 WIB

GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA

Berita Terbaru