SEKOLAH BERASRAMA JADI WUJUD KEBERPIHAKAN NEGARA BAGI ANAK DARI KELUARGA TERTINGGAL

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERATUR TV INDONESIA.ID – Pemerintah terus mendorong pembangunan sekolah berasrama sebagai bentuk nyata keberpihakan negara terhadap anak-anak dari keluarga tertinggal yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, terarah, dan mendukung perkembangan akademik maupun karakter peserta didik secara menyeluruh.

Melalui sistem pendidikan berasrama, peserta didik tidak hanya memperoleh pembelajaran formal, tetapi juga pembinaan karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai kebangsaan yang menjadi bekal penting dalam menghadapi masa depan.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah menyadari masih terdapat keterbatasan dalam memenuhi seluruh kebutuhan rakyat secara sempurna. Namun, negara berkomitmen untuk terus berjuang agar kekayaan dan hasil pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Pendidikan adalah kunci utama pemerataan dan keadilan sosial. Melalui penguatan sektor pendidikan, kita ingin memastikan setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk maju,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya.

Baca Juga :  Warga Desa Wonosari Blok Sido Mulyo Keluhkan Tegangan Listrik Rendah, Rusakkan Peralatan Elektronik

Pemerintah berharap, pembangunan sekolah berasrama dapat menjadi salah satu solusi strategis untuk memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat fondasi Indonesia menuju masa depan yang lebih adil dan sejahtera.

Penulis : ZAINUDIN NASRI

Editor : ZAINUDIN NASRI

Sumber Berita : DOC : RI

Berita Terkait

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan
Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan
Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah
Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji
STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB
PAN Sumsel Gelar Rakerwil I, Targetkan Masuk Tiga Besar Nasional di Pemilu 2029
Dana Aspirasi DPRD PROV 2013 Masih Mengambang – Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi Suami, Ir. H
Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi di Jam Kerja – LSM Akan Laporkan Oknum yang Tak Pernah Masuk, Ahli Ibadah: Ini Setara Makan Harta Haram
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:00 WIB

Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:49 WIB

STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB

Berita Terbaru