Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EMPAT LAWANG – SUMSEL ( senini.06.07.2026).| Literaturtv.id – Kondisi Kantor Kecamatan Tebing Tinggi, yang merupakan pusat pemerintahan sekaligus lokasi Ibu Kota Kabupaten Empat Lawang, menyita perhatian awak media yang melakukan pemantauan langsung sejak Rabu, 24 Juni 2026.

Alih-alih tampak sibuk melayani masyarakat, suasana kantor justru terlihat sepi dan lengang. Berdasarkan pantauan di lokasi, dari total 16 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 5 tenaga PPPK yang seharusnya berdinas, hanya tercatat 6 orang ASN serta 1 tenaga honorer yang hadir menjalankan tugas.

Berkali-kali Diperingatkan, Hingga Kini Belum Ada Perubahan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Tebing Tinggi, Sapardinan Joli, S.Sos., mengakui kondisi tersebut dan mengaku telah berupaya menegakkan disiplin kerja pegawainya.

“Saya sudah berkali-kali menyampaikan peringatan, baik melalui pesan di grup maupun secara langsung kepada pegawai. Bahkan saat kunjungan kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang pada 17 Juni 2026 lalu, saya sudah laporkan hal ini kepada Bapak Sekda. Namun lihatlah kenyataannya hari ini, hanya sedikit yang hadir. Tidak ada pemberitahuan maupun surat izin apapun mengenai keberadaan mereka,” ungkap Sapardinan.

Pantauan tim redaksi bahkan mencatat hal yang lebih memprihatinkan. Selama rentang pemantauan mulai tanggal 24 Juni 2026 hingga hari ini, Senin 6 Juli 2026, sama sekali tidak ada perubahan kondisi. Padahal hari ini adalah hari Senin, hari pertama masuk kerja setelah akhir pekan, namun kehadiran pegawai masih tetap minim. Camat Sapardinan menegaskan, sejak tim Literaturtv.id pertama kali turun memantau pada 24 Juni lalu hingga saat ini, situasi kehadiran pegawai tidak bergerak membaik.

Baca Juga :  BUPATI EMPAT LAWANG HADIRI DEKLARASI INDONESIA BERSINAR, SERUHKAN GERAKAN BERSAMA HENTIKAN NARKOBA

Ada yang Mangkir 3 Tahun Hingga ada juga Alasan “Lebih Memilih ke Kebun”

Hasil penelusuran tim redaksi menemukan fakta yang lebih mencengangkan. Diketahui ada satu orang ASN yang sudah tidak masuk kerja selama tiga tahun berturut-turut, namun setiap bulannya tetap menerima hak gaji penuh dari negara.

“ASN yang tidak masuk selama tiga tahun tersebut masih dalam pantauan mendalam tim kami. Bukti-bukti pendukung lainnya masih dikumpulkan, dan nanti kami akan ungkap seluruh fakta serta memberikan informasi yang nyata, berdasar fakta, dan akurat kepada publik,” tegas tim redaksi.

Selain itu, ditemukan pula kasus ASN yang diangkat sebagai Penjabat Kepala Desa (Pj. Kades) Desa Terusan Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan daftar absen, nama yang bersangkutan tercatat hadir di kantor camat, namun kenyataannya tidak berada di tempat tugas—saat ditanyakan, Pj. Kades tersebut diketahui sudah pergi ke kebun.

Ketika tim mengonfirmasi hal tersebut, muncul pernyataan mengejutkan: Pj. Kades yang bersangkutan, Asri, juga berstatus sebagai Sekretaris Desa (Sekdes). Tim mencatat pernyataannya bahwa dirinya merasa “tidak perlu absen ke kantor camat karena berstatus ASN Sekdes”. Asri bahkan menyampaikan alasan yang mengundang tanya.

“Dia menyatakan tidak perlu datang ke kantor camat karena statusnya sebagai Sekdes, dan jika tidak ada kegiatan di desa, ia lebih memilih pergi ke kebun,” papar tim penelusuran.

Baca Juga :  Pemantau keuangan negara PKN Melaporkan 3 Oknum Komisioner Komisi Informasi

Aktivis Desak Tindakan Tegas dan Pemeriksaan Dana Desa

Pernyataan sekaligus kelalaian tersebut memicu kekecewaan mendalam dari kalangan pengamat sekaligus aktivis masyarakat Empat Lawang, M. Arif.

“Benar-benar enak posisinya, jadi Pj. Kades sekaligus Sekdes tapi seenaknya sendiri. Seolah aturan hanya berlaku untuk orang lain, sedangkan dirinya bebas memotong dan mengatur kewajiban sendiri. Kalau sudah begini, kita bentuk tim khusus, lakukan investigasi tertutup, dan cek juga realisasi penggunaan dana desanya. Jangan sampai mereka juga membuat aturan sendiri dalam pengelolaan keuangan. Hal ini harus ditindak tegas tanpa pandang bulu,” tegas M. Arif.

Redaksi Desak Inspektorat Bertindak Nyata

Terkait dugaan pelanggaran disiplin berat dan indikasi kerugian keuangan negara akibat pembayaran gaji kepada pegawai yang tidak bekerja, redaksi Literaturtv.id meminta Inspektorat Kabupaten Empat Lawang untuk tidak tinggal diam.

“Kami mendesak Inspektorat untuk segera melakukan pemeriksaan mendalam dan menjatuhkan sanksi tegas sesuai aturan perundang-undangan terhadap ASN yang mangkir selama bertahun-tahun namun tetap mengambil gaji. Buktikan kinerja pengawasan dan keluarkan produk hukum tindakan nyata,” bunyi pernyataan redaksi.

Saat ini tim redaksi masih terus mengumpulkan dokumen dan bukti pendukung guna memperkuat laporan.

Tim Redaksi Literaturtv.id
(Empat Lawang – Sumatera Selatan)

Berita Terkait

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan
Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan
Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah
STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB
PAN Sumsel Gelar Rakerwil I, Targetkan Masuk Tiga Besar Nasional di Pemilu 2029
Dana Aspirasi DPRD PROV 2013 Masih Mengambang – Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi Suami, Ir. H
Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi di Jam Kerja – LSM Akan Laporkan Oknum yang Tak Pernah Masuk, Ahli Ibadah: Ini Setara Makan Harta Haram
MASALAH JARINGAN INTERNET UC BELUM SELESAI, KINI ARDI BERI ULTIMATUM 3 HARI, KADES UJUNG ALI UMAR SEGERA LAPORKAN KE POLRES EMPAT LAWANG
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:00 WIB

Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:49 WIB

STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB

Berita Terbaru