KABUPATEN EMPAT LAWANG, literaturtv.id..20 Januari 2026 – Sejumlah masyarakat dan wartawan mengajukan permintaan untuk mencopot dan mengganti kepala Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Empat Lawang. Permintaan ini muncul setelah ditemukan kondisi lingkungan sekolah yang kotor dengan sampah berserakan, serta adanya ketidakpuasan terkait tanggapan kepala sekolah saat dihubungi untuk konfirmasi informasi.
Menurut informasi dari wartawan Sultan Iskandar H, tim media telah menghubungi kepala sekolah sejak kemarin melalui aplikasi pesan instan namun tidak mendapatkan tanggapan. Ketika akhirnya mendapatkan konfirmasi, terjadi perbedaan pandangan terkait tanggapan terhadap permintaan informasi publik. Kepala sekolah menyatakan bahwa pihaknya lebih sibuk mengurus siswa dan sumber daya manusia (SDM) sekolah, serta menjelaskan bahwa tidak ada kewajiban untuk menjawab pesan.
Sebagai tambahan, diketahui ada 4 siswa sekolah yang mengalami sakit dan dirawat di RSUD Empat Lawang. Dua di antaranya sudah pulang, sementara 2 orang masih menjalani perawatan dengan perkembangan kondisi yang mulai membaik. Penyakit yang dialami siswa antara lain demam, batuk pilek, dan pusing kepala. Meskipun kepala sekolah menyebutkan penyebabnya adalah perubahan cuaca, hal ini menuai pertanyaan karena masyarakat menyatakan bahwa musim hujan sudah berlangsung lama di daerah tersebut. Kepala sekolah juga menyampaikan bahwa pernyataan soal perubahan cuaca pun terasa janggal, dan muncul pertanyaan mendasar apakah penyebab sakitnya berasal dari makanan yang dikonsumsi siswa atau kondisi lingkungan sekolah yang tidak bersih.
Semua siswa telah mendapatkan penanganan kesehatan yang memadai, dan saat ini didampingi oleh keluarga masing-masing. Kepala sekolah juga menyampaikan bahwa pihaknya mengalami kesulitan untuk mendapatkan kamar perawatan bagi siswa yang sakit karena kondisi rumah sakit yang penuh.
Masyarakat dan wartawan menyampaikan bahwa sebagai pejabat publik, sebaiknya kepala sekolah dapat memberikan respon yang jelas dan transparan terkait kondisi di sekolah, termasuk upaya penanganan lingkungan yang kurang bersih dan kasus kesehatan siswa, serta melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab sebenarnya dari penyakit yang menyerang siswa. Selain itu, aktivis juga mendesak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta dinas pendidikan terkait untuk mengetahui secara mendalam kinerja kepala sekolah tersebut dan mengambil tindakan yang sesuai guna menjamin kualitas layanan pendidikan dan kesejahteraan siswa.
Aktivis Siapkan Langkah Konkrit untuk Sampaikan Aspirasi
Aktivis akan melakukan serangkaian langkah untuk memastikan aspirasi masyarakat terdengar oleh pihak berwenang. Di antaranya:
1. Mengirim surat resmi dengan terlampir bukti dokumentasi kondisi sekolah dan transkrip komunikasi dengan kepala sekolah kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten Empat Lawang.
2. Menggelar rapat dengan komite sekolah dan orang tua siswa untuk menyusun proposal perbaikan kondisi sekolah dan pemantauan kinerja kepala sekolah.
3. Melakukan aksi damai di depan kantor dinas pendidikan kabupaten pada hari Selasa depan, untuk menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan siswa dan transparansi manajemen sekolah.
Pernyataan Kampanye yang Disusun Aktivis:
*”Sekolah Harus Bersih dan Aman – Kinerja Kepala Sekolah Harus Diperiksa!
Kami, masyarakat dan aktivis Kabupaten Empat Lawang, menuntut:
– Penyelidikan mendalam terkait penyebab siswa sakit dan kondisi lingkungan sekolah yang kotor.
– Transparansi penuh dari kepala sekolah terkait manajemen sarana dan prasarana sekolah.
– Langkah tegas dari Kementerian dan Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi kinerja kepala sekolah dan mengambil tindakan yang tepat jika ditemukan kesalahan.”*
@#redaksi









