Aktivis Minta Pecat dan Ganti Kepala Sekolah Rakyat Kabupaten Empat Lawang – Lingkungan Kotor, Respon Terhadap Wartawan Dinilai Tidak Memadai

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN EMPAT LAWANG, literaturtv.id..20 Januari 2026 – Sejumlah masyarakat dan wartawan mengajukan permintaan untuk mencopot dan mengganti kepala Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Empat Lawang. Permintaan ini muncul setelah ditemukan kondisi lingkungan sekolah yang kotor dengan sampah berserakan, serta adanya ketidakpuasan terkait tanggapan kepala sekolah saat dihubungi untuk konfirmasi informasi.

Menurut informasi dari wartawan Sultan Iskandar H, tim media telah menghubungi kepala sekolah sejak kemarin melalui aplikasi pesan instan namun tidak mendapatkan tanggapan. Ketika akhirnya mendapatkan konfirmasi, terjadi perbedaan pandangan terkait tanggapan terhadap permintaan informasi publik. Kepala sekolah menyatakan bahwa pihaknya lebih sibuk mengurus siswa dan sumber daya manusia (SDM) sekolah, serta menjelaskan bahwa tidak ada kewajiban untuk menjawab pesan.

Sebagai tambahan, diketahui ada 4 siswa sekolah yang mengalami sakit dan dirawat di RSUD Empat Lawang. Dua di antaranya sudah pulang, sementara 2 orang masih menjalani perawatan dengan perkembangan kondisi yang mulai membaik. Penyakit yang dialami siswa antara lain demam, batuk pilek, dan pusing kepala. Meskipun kepala sekolah menyebutkan penyebabnya adalah perubahan cuaca, hal ini menuai pertanyaan karena masyarakat menyatakan bahwa musim hujan sudah berlangsung lama di daerah tersebut. Kepala sekolah juga menyampaikan bahwa pernyataan soal perubahan cuaca pun terasa janggal, dan muncul pertanyaan mendasar apakah penyebab sakitnya berasal dari makanan yang dikonsumsi siswa atau kondisi lingkungan sekolah yang tidak bersih.

Semua siswa telah mendapatkan penanganan kesehatan yang memadai, dan saat ini didampingi oleh keluarga masing-masing. Kepala sekolah juga menyampaikan bahwa pihaknya mengalami kesulitan untuk mendapatkan kamar perawatan bagi siswa yang sakit karena kondisi rumah sakit yang penuh.

Masyarakat dan wartawan menyampaikan bahwa sebagai pejabat publik, sebaiknya kepala sekolah dapat memberikan respon yang jelas dan transparan terkait kondisi di sekolah, termasuk upaya penanganan lingkungan yang kurang bersih dan kasus kesehatan siswa, serta melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab sebenarnya dari penyakit yang menyerang siswa. Selain itu, aktivis juga mendesak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta dinas pendidikan terkait untuk mengetahui secara mendalam kinerja kepala sekolah tersebut dan mengambil tindakan yang sesuai guna menjamin kualitas layanan pendidikan dan kesejahteraan siswa.

Aktivis Siapkan Langkah Konkrit untuk Sampaikan Aspirasi
Aktivis akan melakukan serangkaian langkah untuk memastikan aspirasi masyarakat terdengar oleh pihak berwenang. Di antaranya:

Baca Juga :  GURU BAHASA INDONESIA SMPN 5 TEBING TINGGI HINA WARTAWAN: "CARI BERITA KE AKHIRAT", FORKOM WARTAWAN SIAP LAPORKAN!

1. Mengirim surat resmi dengan terlampir bukti dokumentasi kondisi sekolah dan transkrip komunikasi dengan kepala sekolah kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten Empat Lawang.
2. Menggelar rapat dengan komite sekolah dan orang tua siswa untuk menyusun proposal perbaikan kondisi sekolah dan pemantauan kinerja kepala sekolah.
3. Melakukan aksi damai di depan kantor dinas pendidikan kabupaten pada hari Selasa depan, untuk menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan siswa dan transparansi manajemen sekolah.

Pernyataan Kampanye yang Disusun Aktivis:
*”Sekolah Harus Bersih dan Aman – Kinerja Kepala Sekolah Harus Diperiksa!
Kami, masyarakat dan aktivis Kabupaten Empat Lawang, menuntut:

– Penyelidikan mendalam terkait penyebab siswa sakit dan kondisi lingkungan sekolah yang kotor.
– Transparansi penuh dari kepala sekolah terkait manajemen sarana dan prasarana sekolah.
– Langkah tegas dari Kementerian dan Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi kinerja kepala sekolah dan mengambil tindakan yang tepat jika ditemukan kesalahan.”*

 
@#redaksi

Berita Terkait

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan
Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan
Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah
Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji
STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB
PAN Sumsel Gelar Rakerwil I, Targetkan Masuk Tiga Besar Nasional di Pemilu 2029
Dana Aspirasi DPRD PROV 2013 Masih Mengambang – Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi Suami, Ir. H
Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi di Jam Kerja – LSM Akan Laporkan Oknum yang Tak Pernah Masuk, Ahli Ibadah: Ini Setara Makan Harta Haram
Berita ini 402 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:00 WIB

Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:49 WIB

STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB

Berita Terbaru