Empat Lawang,sumsel, literatur.id,SMA negeri 2 tebing tinggi kab.Empat Lawang Di duga kuat kurupsi dana BOS ( Bantuan oprasional sekolah ) pada tahun 2022,2023 yang di mana hasil dari investigasi tim banyak sekali di temukan kejanggalan tentang pengolaan dana BOS tersebut
Adapun realisasi pagi anggaran dana bosnya adalah:
Tahun 2022 tahap 1: Rp,262.800.000.tahap 2: Rp.350.400.000 dan tahap 3 : Rp.262.800.000 sedangkan pada tahun 2023 tahap 1 : Rp:448.500.000 dan tahap 2: Rp ,448.500.000,
Bagai mana tidak di curigai oleh LSM dan masyarakat pengolahan dana tersebut sangat lah besar dan banyak sekali poin yang di curigai termasuk pemeliharaan sekolah,pengembangan perputakaan,asesmen pembelajaran serta pengembangan propesi guru,
Lain dari itu ada juga dugaan pemotongan gaji guru sebesar Rp,50.000 per guru sertifikasi,
Sementara itu kepala sekolah sudah kita lakukan konfirmasi melalui surat namun kepala sekolah nya enggan menjawab dan memberikan tanggapan serta klarifikasi padahal surat tersebut sudah kita layangkan beberapa bulan lalu,seolah kepala sekolah tersebut ada yang back up dan kebal hukum,.
Sekjen LSM GERHANA menyampaikan kepada awak media hari ini kita sudah siapkan laporan tersebut dan akan segera kita krimkan melalui kantor pos dan kita saat ini di damping oleh pengacara yang di kenal wong cilik Adv,DIAN BURLIAN,.SH.MH,untuk kita tembuskan ke bapak presiden dan meminta bapak presiden segera menurunkan KPK,BPKP,BPKRI ke uangan sekolah tersebut semasa di menjabat sebagai kepala sekolah Agar segerah di audit bukan cuma tahun 2022 dan 2023 saja nantinya,( ujar haryodi )
Jika hal ini di diamkan oleh aparat penegak hukum maka kita akan lakukan aksi unjuk rasa di depan pihak penegak hukum,jika memang terbukti bersalah kita mintak kepala sekolah tersebut di copot dan di berikan hukuman setimpal supaya epek jerah dan kepala sekolah tersebut sudah lama menjadi kepala sekolah ,
Untuk dinas pendidikan provinsi Sumatera Selatan kita masih menunggu tanggapan dan akan kita sampaikan ke media sosial lebih lanjutnya agar semua masyarakat tahu.
Berita lanjutan akan kita terbitkan kembali setelah ada info dari pihak dinas terkait
@#redaksi









