Pernyataan kontroversial yang diunggah akun TikTok @yunitasmansubroto menuai kecaman keras dari berbagai pihak di Kabupaten Empat Lawang.

- Penulis

Senin, 30 Desember 2024 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumsel.empat lawang.literaturtv.id,.||Pernyataan kontroversial yang diunggah akun TikTok @yunitasmansubroto menuai kecaman keras dari berbagai pihak di Kabupaten Empat Lawang. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut masyarakat Empat Lawang sebagai “biang kerok,” yang dianggap sebagai penghinaan dan mencoreng nama baik kabupaten.

Aliansi Awak Media, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat setempat menegaskan bahwa ucapan tersebut tidak dapat diterima. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang, Darli SH, MH, juga angkat bicara terkait masalah ini. “Saya mengecam keras pernyataan tersebut. Sebagai wakil rakyat, saya tidak akan tinggal diam jika nama baik dan martabat masyarakat Empat Lawang direndahkan. Kami meminta aparat penegak hukum untuk menyelidiki dan memberikan tindakan tegas kepada pelaku sesuai hukum yang berlaku,” ujar Darli.

Baca Juga :  Oknum Keluarga Kepala Desa Diduga Potong Bansos, Polres Empat Lawang Diminta Bertindak

Darli menambahkan, tindakan ini dapat dikenakan sanksi hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang melarang penghinaan melalui media elektronik. Pasal 27 ayat (3) UU ITE menyebutkan bahwa perbuatan tersebut dapat dipidana penjara hingga 4 tahun atau denda maksimal Rp750 juta.

Perwakilan aliansi masyarakat juga menyerukan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. “Kami ingin agar pernyataan ini tidak hanya disikapi dengan serius, tetapi juga menjadi pembelajaran agar tidak ada lagi penghinaan semacam ini di ruang publik,” ujar salah satu perwakilan aliansi.

Baca Juga :  DPC PBB Kabupaten Musi Rawas Kembali Berikan Partisipasi Pengamanan Sholat IED di Masjid Taqwa Megang Sakti

Selain itu, masyarakat Empat Lawang diajak untuk tetap bersikap bijak dan tidak terpancing emosi dalam menyikapi persoalan ini. Mereka diharapkan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwenang agar tercipta keadilan.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. “Media sosial adalah ruang publik yang seharusnya digunakan untuk hal-hal positif, bukan untuk menyebarkan ujaran kebencian atau menghina kelompok tertentu,” tambah Darli.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih menunggu respons dari aparat penegak hukum untuk langkah lanjutan terhadap pelaku. Masyarakat Empat Lawang berharap kasus ini segera dituntaskan demi menjaga kehormatan dan martabat kabupaten.

Berita Terkait

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan
SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.
Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak
Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS
GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA
GURU BAHASA INDONESIA SMPN 5 TEBING TINGGI HINA WARTAWAN: “CARI BERITA KE AKHIRAT”, FORKOM WARTAWAN SIAP LAPORKAN!
DIDUGA TIMBUN GAS DI RUMAH MEWAH, HARGA LPG DI EMPAT LAWANG MELAMBUNG CAPAI RP 50 RIBU
GEGER! DITUDUH CURI SAWIT, DERLI ROMADON DIPUKULI, MATA DILAKBAN RAPAT,SETELAH 1 BULAN LEBIH KINI HARUS DI LARIKAN KE RUMAH SAKIT. KELUARGA: NO JUSTICE NO PEACE!
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:40 WIB

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan

Sabtu, 18 April 2026 - 17:11 WIB

SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.

Sabtu, 18 April 2026 - 11:44 WIB

Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak

Sabtu, 18 April 2026 - 11:15 WIB

Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Senin, 13 April 2026 - 17:17 WIB

GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA

Berita Terbaru