TERUNGKAP! SURPEYOR BANK SUMSEL BABEL CAPEM ULU MUSI CATUT DATA ORANG LAIN UNTUK CAIRKAN DANA KUR

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EMPAT LAWANG –Literaturtv.id,,Senin,02/03/2026.. Sebuah kasus penyalahgunaan data pribadi terkait pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) terungkap di Cabang Pembantu (Capem) Bank Sumsel Babel Ulu Musi, dimana seorang supeor dengan inisial Y diduga sengaja menggunakan data orang lain demi membantu sahabatnya untuk mencairkan dana KUR. Informasi ini diperoleh wartawan dari hasil penelusuran dan konfirmasi langsung ke pihak bank.

Ketika dihubungi, kepala capem Bank Sumsel Babel Ulu Musi menyatakan tidak mengetahui secara jelas tentang peristiwa tersebut. “Saya baru mendapatkan informasi ini dari tim media, dan segera arahkan untuk melakukan klarifikasi lebih lanjut ke supervisor terkait,” ujarnya saat dihubungi tim hariantv.id.

Selanjutnya, wartawan melakukan konfirmasi langsung kepada supervisor Y atas instruksi kepala capem. Supervisor tersebut mengakui tindakannya, namun menyampaikan bahwa dirinya hanya ingin membantu sahabatnya mendapatkan akses pembiayaan KUR. “Saya tidak berpikir bahwa tindakan ini akan merugikan pihak lain,” katanya.

Baca Juga :  Orangtua Robert Marlando Harahap Ragukan Penyebab Kematian Anaknya Akibat dari Overdosis Miras dan Narkoba

Korban dengan inisial M yang datanya digunakan menyampaikan rasa kecewa. “Kalau saja mereka datang dan berbicara dengan saya secara baik-baik, saya pasti akan memahami. Namun, penggunaan data saya tanpa izin untuk proses KUR membuat saya merasa dirugikan,” ungkap M.

Menanggapi kasus ini, Gabungan Aktivis Empat Lawang mengumumkan akan segera melaporkan peristiwa tersebut dan mengadakan aksi ke Unit Bank Sumsel Babel di Sumatera Selatan. Aktivis dengan inisial C dan J menyampaikan bahwa berdasarkan bukti awal yang ada, tidak menutup kemungkinan ada banyak korban lain yang datanya digunakan tanpa izin untuk proses pembiayaan KUR atau jenis kredit lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pengecekan data diri mereka, baik melalui aplikasi perbankan resmi atau datang langsung ke kantor cabang Bank Sumsel Babel terdekat, terutama untuk memastikan tidak ada proses KUR atau kredit lain yang diajukan tanpa sepengetahuan mereka. Bagi yang merasa ada sesuatu yang tidak beres atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, bisa menghubungi perwakilan aktivis melalui nomor WhatsApp: 0815-4096-7955,” ujar salah satu aktivis.

Baca Juga :  RSUD Lahat Viral karena buruknya pelayanan,boboroknya pelayanan tersebut,bagaimana nasib masyarakat LAHAT.

Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan peraturan perbankan terkait penyaluran KUR, penggunaan data pribadi orang lain tanpa izin serta penyalahgunaan skema kredit pemerintah dapat dikenai sanksi pidana maksimal 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp5 miliar. Bank Sumsel Babel belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini, namun diketahui bahwa pihak bank memiliki sistem pengaduan dan whistle blowing yang dapat diakses melalui situs resmi banksumselbabel.com.

Di lain sisi adanya dugaan informasi untuk mempermudah pencairan dan bisa cepat proses nasabah ada yang di pita uang pelicin oleh oknum surpeyor,tapi kami juga belum mengantongi bukti yang akurat dan jelas hal tersebut masih tahap penelusuran oleh tim..

@#redaksi

Berita Terkait

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan
SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.
Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak
Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS
GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA
GURU BAHASA INDONESIA SMPN 5 TEBING TINGGI HINA WARTAWAN: “CARI BERITA KE AKHIRAT”, FORKOM WARTAWAN SIAP LAPORKAN!
DIDUGA TIMBUN GAS DI RUMAH MEWAH, HARGA LPG DI EMPAT LAWANG MELAMBUNG CAPAI RP 50 RIBU
GEGER! DITUDUH CURI SAWIT, DERLI ROMADON DIPUKULI, MATA DILAKBAN RAPAT,SETELAH 1 BULAN LEBIH KINI HARUS DI LARIKAN KE RUMAH SAKIT. KELUARGA: NO JUSTICE NO PEACE!
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:40 WIB

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan

Sabtu, 18 April 2026 - 17:11 WIB

SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.

Sabtu, 18 April 2026 - 11:44 WIB

Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak

Sabtu, 18 April 2026 - 11:15 WIB

Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Senin, 13 April 2026 - 17:17 WIB

GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA

Berita Terbaru