Jebol Sekitar Bendungan Penyebab Banjirnya Sawah, Petani Malah Dianggap Rusak Aset Negara

- Penulis

Minggu, 23 Februari 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Rawas, Sumatera Selatan – Literatur.id |

Target Musi Rawas menuju swasembada beras mungkin saja sebuah kemustahilan, jika saja tidak didukung dengan keseriusan penataan maupun perencanaan pembangunan sarana prasarananya yang tepat guna.

Sekalipun seperti diketahui di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sektor pertanian mendapatkan perhatian serius. Dan juga merupakan salah satu dari program Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas periode 2025-2030 untuk menuju swasembada beras.

Namun sebaik apapun itu namanya program, jika bawahan jajarannya atau eksekutor dilapangan tidak turun langsung atau tidak peka terhadap kendala yang dihadapi oleh pihak petani, semuanya tentu akan sia-sia. Seperti halnya yang terjadi di wilayah Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan.

Sebagaimana dari pengakuan puluhan warga kepada media ini, akibat pintu bendungan yang hanya lebarnya sekitar 1 meter dan cuma ada 1 pintu, debit air yang tinggi pun meluap hingga menenggelamkan ratusan hektar sawah di 3 wilayah desa.

Baca Juga :  Diduga Oknum Pihak Pangkalan di Desa (C) Nawangsasi-Tugumulyo, Jual Gas Rp. 26-27 Ribu per Tabung.

Dan merekapun harus menanam ulang hingga 3-4 kali tanam akibat banjir dari luapan bendungan tersebut. Dan kondisi seperti ini menurut mereka sudah terjadi selama bertahun-tahun. Mirisnya lagi mereka mengatakan, telah menyampaikan hal ini keberbagai pihak, namun tidak ada tindakan sama sekali. Seperti petani dibiarkan begitu saja meratapi nasibnya. Padahal secara awam, akar permasalahannya sebenarnya tidaklah terlalu rumit, tinggal dibuatkan pintu saluran pembuangan air yang sedikit lebar. Sehingga air di dalam bendungan tidak sampai meluap.

Akibat tidak kunjung ada perhatian dari pemerintah khususnya pemerintah Kabupaten Musi Rawas, di suatu ketika sejumlah petani pun mengambil inisiatif membuat pintu air darurat. Yang tujuannya untuk mengurangi luapan air bendungan yang ada di Desa Jajaran Baru I, Kecamatan Megang Sakti tersebut dengan cara menjebol sisi sekitar bendungan.

Namun yang terjadi justru berakibat fatal, dianggap merusak aset negara oleh seseorang yang menurut mereka dari oknum dari PU Kabupaten Musi Rawas. Dan pintu air darurat yang dikerjakan secara gotong royong oleh petani tersebut akhirnya ditutup. Benar-benar memprihatinkan, petani seperti mereka yang dijuluki sebagai “PEJUANG PANGAN” tapi secara perlakuan nyaris tanpa perhatian dari pemerintah.

Baca Juga :  Warung Tuak Di Desa Y Ngadirejo Di Grebek Polisi 13 Warga Positif Gunakan Narkoba

Tidak kuat menanggung kerugian terus menerus, sekitar 30 orang petani dari 3 desa yakni dari Desa Jajaran Baru I, Megang Sakti V, Sumber Rejo pada Sabtu, (22/02) kembali menjebol sisi sekitar bendungan. Dan luapan air bendungan pun seketika surut, dan ini merupakan kali kedua dilokasi yang sama di jebol oleh petani korban yang sawahnya kebanjiran. Entah sampai kapan adanya perhatian dari pemerintah terkait kendala yang dihadapi oleh masyarakat petani tersebut.

Kepada media ini yang mengikuti kegiatan mulai dari awal, menyampaikan harapannya kepada pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk segera turun langsung ke lokasi. Serta meminta perhatian serius dan tindakan nyata untuk menangani permasalahan ini.

(Editor/Liputan : Binsar Siadari)

Berita Terkait

UNIT RESKRIM POLSEK MUARA KELINGI POLRES MUSI RAWAS BERHASIL MERINGKUS TERDUGA PEMBOBOL RUMAH DAN PENCURIAN EMAS
MASYARAKAT MUSI RAWAS TUNTUT REALISASI JANJI JALAN MULUS, KONDISI JALAN RUSAK PARAH DIKELUHKAN.
PELANTIKAN PENGURUS KP–PKS LUBUK NGIN BERSATU PERIODE 2025–2030 BERLANGSUNG KHIDMAT.
PULUHAN PEJABAT DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MUSI RAWAS MENGIKUTI SELEKSI TERBUKA,, SENIN 15/12/2025
Kajari Musi Rawas Berikan Penyuluhan Hukum kepada Kades se-Kecamatan Muara Beliti
Pembagian BLT DD Tahap 2 di Desa Lubuk Ngin Baru Berjalan Sukses
Camat Sujadmiko Bersama Unsur Forkopimcam Tugumulyo Hadiri Acara Semarak Perkemahan Pramuka di Desa Ngadirejo
Tanahku Dirampas ! Hartawan Bersumpah Perjuangkan Lahan Bersertifikatnya yang Diserobot PT. TAS
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 15:36 WIB

UNIT RESKRIM POLSEK MUARA KELINGI POLRES MUSI RAWAS BERHASIL MERINGKUS TERDUGA PEMBOBOL RUMAH DAN PENCURIAN EMAS

Rabu, 17 Desember 2025 - 21:25 WIB

MASYARAKAT MUSI RAWAS TUNTUT REALISASI JANJI JALAN MULUS, KONDISI JALAN RUSAK PARAH DIKELUHKAN.

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:33 WIB

PELANTIKAN PENGURUS KP–PKS LUBUK NGIN BERSATU PERIODE 2025–2030 BERLANGSUNG KHIDMAT.

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:26 WIB

PULUHAN PEJABAT DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MUSI RAWAS MENGIKUTI SELEKSI TERBUKA,, SENIN 15/12/2025

Selasa, 17 Juni 2025 - 18:44 WIB

Kajari Musi Rawas Berikan Penyuluhan Hukum kepada Kades se-Kecamatan Muara Beliti

Berita Terbaru