AKHIRNYA WAKIL RAYAT PERDULI! JALAN COR Rp471 JUTA DI LAHAT TERKESAN ASAL-JADI, LSM SERANG & DEWAN MENUNTUT TINDAKAN

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, SUMSEL – Kasus pembangunan jalan cor beton di Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Lahat, yang diduga memiliki banyak kekurangan, menjadi sorotan publik setelah ditemukan ketebalan hanya 14 cm dan penggunaan material yang tidak sesuai standar. Nilai kontrak proyek yang seharusnya memiliki spesifikasi lebar 4 meter dan tebal 20 cm mencapai Rp471.225.000,-, dengan kontraktor CV. Adeeva Karya menangani pekerjaan tersebut.

LSM Gerhana mengungkapkan berbagai dugaan kecurangan, antara lain ketebalan jalan yang tidak sesuai, batu krokos dicampur tanah bahkan dilapisi plastik hitam, serta adukan semen hanya menggunakan setengah sak per campuran. Pengawas lapangan dan beberapa tokoh masyarakat juga diduga menerima uang tutup mulut. LSM telah mengajukan permintaan audit ke BPK dan akan melaporkan kasus ke Kejaksaan Tinggi Sumsel serta KPK.

Baca Juga :  DPW CACA Desak Kejati, Usut HBA Terima Gaji Ketika Tersangka KKN

Ketua Umum LSM Gerhana bersama Cenci Riestan (Ketua DPK Empat Lawang dan anggota pengurus LSM) serta Ramlan, SH (Wakil Ketua 1 DPN Gerhana), menyatakan dugaan keterlibatan pihak dinas terkait dalam kasus ini. “Proyek ini sarat manipulasi dan jelas merugikan masyarakat,” ujar Cenci Riestan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Makmun Abd Ghoni, SH, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Lahat, menegaskan bahwa pihak kontraktor dan OPD teknis harus bertanggung jawab penuh terhadap mutu dan kualitas pekerjaan. “Kalau ada yang kurang dan salah dalam pelaksanaan, selama masa pemeliharaan sekitar 120 hari, proyek tersebut harus diperbaiki. Jangan sampai merugikan rakyat dan menyebabkan kerugian uang negara,” tegasnya.

Baca Juga :  KEPSEK SMP 2 PENDOPO DI DUGA MARK UP SPJ ,APAKA KEBAL HUKUM JUGA,APH JANGAN TEBANG PILIH

Saat ini pihak kontraktor dan dinas terkait belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan kecurangan. Tim investigasi LSM Gerhana juga akan mengumpulkan bukti lebih lanjut dan mengajak masyarakat untuk melaporkan kasus pembangunan tidak sesuai standar lainnya di daerah Lahat.

( Tim editing redaksi literatuTv.id. )

Berita Terkait

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan
Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan
Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah
Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji
STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB
PAN Sumsel Gelar Rakerwil I, Targetkan Masuk Tiga Besar Nasional di Pemilu 2029
Dana Aspirasi DPRD PROV 2013 Masih Mengambang – Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi Suami, Ir. H
Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi di Jam Kerja – LSM Akan Laporkan Oknum yang Tak Pernah Masuk, Ahli Ibadah: Ini Setara Makan Harta Haram
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:00 WIB

Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:49 WIB

STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB

Berita Terbaru