. H. Suharli M. Yamin Kecewa dengan PORPROV XV Musi Banyuasin: “Ini Ajang Bisnis, Bukan Pencarian Bakat!”protes saja bayar 10 juta

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Selatan.,Musi Banyuasin – Ir. H. Suharli M. Yamin menyampaikan kekecewaannya yang mendalam terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV di Musi Banyuasin. Menurutnya, ajang ini jauh dari semangat pencarian bakat atletik, melainkan lebih condong sebagai ajang bisnis yang menguntungkan pihak-pihak tertentu.

“Ini bukan lagi pencarian bakat atletik, tapi ajang bisnis. Kenapa setiap ada PORPROV, tuan rumah selalu mendapatkan medali emas yang banyak?” ujar Suharli dengan nada kesal. Ia menduga ada praktik tidak sehat yang mempengaruhi hasil pertandingan.

Baca Juga :  ASN Diduga Terlibat Kampanye Paslon 01, Penasehat Hukum Lapor ke Bawaslu Empat Lawang

Suharli juga menyoroti adanya biaya yang harus dikeluarkan jika ingin mengajukan protes terhadap hasil pertandingan. “Saya merasa kesal, mau protes saja kita harus bayar Rp. 10.000.000,” ungkapnya. Ia menilai hal ini sebagai bentuk pembungkaman terhadap suara-suara kritis yang ingin menegakkan keadilan dalam olahraga.

Baca Juga :  Dr. H. Joncik Muhammad Dilantik Sebagai Ketua Kagama Sumsel Masa Bakti 2025-2030

Suharli berharap keluhannya ini dapat didengar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI agar ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraan PORPROV. “Semoga keluhan ini sampai ke Kemenpora RI, agar ada perbaikan dan PORPROV bisa kembali menjadi ajang yang benar-benar menjunjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.

#*cenci

Berita Terkait

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan
SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.
Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak
Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS
GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA
GURU BAHASA INDONESIA SMPN 5 TEBING TINGGI HINA WARTAWAN: “CARI BERITA KE AKHIRAT”, FORKOM WARTAWAN SIAP LAPORKAN!
DIDUGA TIMBUN GAS DI RUMAH MEWAH, HARGA LPG DI EMPAT LAWANG MELAMBUNG CAPAI RP 50 RIBU
GEGER! DITUDUH CURI SAWIT, DERLI ROMADON DIPUKULI, MATA DILAKBAN RAPAT,SETELAH 1 BULAN LEBIH KINI HARUS DI LARIKAN KE RUMAH SAKIT. KELUARGA: NO JUSTICE NO PEACE!
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:40 WIB

Diduga Banyak Kegiatan Fiktif, Aktivis & Media Siap Laporkan Dana Desa Rantau Dodor ke BPK dan Kejaksaan

Sabtu, 18 April 2026 - 17:11 WIB

SENGKETA WARIS MEMANAS, AHLI WARIS TUNTUT KEADILAN TANAH ATAS NAMA TUNIT BINTI JENAH & TINJAN BIN BANJAR HUSIN DI TABA LESTARI.

Sabtu, 18 April 2026 - 11:44 WIB

Harga Gas LPG Melonjak Rp60 Ribu, Masyarakat Desak Pemkab Empat Lawang Bertindak

Sabtu, 18 April 2026 - 11:15 WIB

Dugaan Hina Profesi Wartawan: Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS

Senin, 13 April 2026 - 17:17 WIB

GEMPAR! BAYI DITEMUKAN DIBUANG DI SEMAK BELUKAR, KAPOLRES: KAMI AKAN CARI PELAKUNYA

Berita Terbaru