SUM-SEL,EMPAT LAWANG, literatutv.id,adanya proyek beronjong dan normalisasi di desa rantau tenang yang di duga kuat meraup ke untungan yang sangat besar karena tidak sesuai dengan harapan masyarakat
Bangunan beronjong sebanyak 2000 ( dua ribu ) kubik batu untuk di masukan ke dalam ke rangka beronjong yang di nilai pemborongnya ingin meraup ke untungan yang sangat besar pasalnya pemborong hanya mengunakan matrial yang ada di sungai tersebut untuk di masukkan ke dalam kerangka beronjong menggunakan alat berat dan masyarakat di upa Rp.50,000 ( lima puluh ribu rupia) per beronjong
Sedangkan kepala desa rantau tenang Muhamad Ismail saat di konfirmasi mengenai beronjong tersebut membernarkan bahwa matrial yang di ambil adalah matrial sungai itula dan ada juga pihak pemborong ke kurangan volume terpaksa mengambil tanah keluarga kepala desa yang sudah di tanam sawit adapun sawit yang di gusur sebanyak 2 baris batang sawit yang tidak tau ukurannya berapa dan anehnya lagi tidak ada ganti rugi dari pihak pemborong” ungkap nya,
Dengan demikian ketua LSM GERHANA ( CENCI RIESTAN ),manyampaikan harapan kepada kepala dinas PUPR Kab,empat Lawang untuk melakukan pemeriksaan ulang dan melihat pekerjaan tersebut karena sudah terlihat jelas ini akan merugikan negara “ungkapnya
Sambungnya “saat ini kan kabupaten empat lawang akan mengadakan pilkada takutnya masyarakat menilai nanti ini semua kesalahan BUPATI sebelum nya padahal ini adalah ulah pemborongnya untuk meraup ke untungan yang lebih besar dan mengakibatkan ke rugian negara
Dan jika ini di biar kan maka saya sendiri akan laporkan hal ini ke KPK RI BIAR EPEK JERA DULUH PEMBORONG NYA,”tutup cenci ”
Sementara itu direktur CV tersebut menghubungi cenci dengan nomor wa 0813678xxx963 mengatakan
Kmu nk mnta sen brapo ( artinya dalam bahasa Indonesia nya kamu mau uang berapa )
sangat jelas ini pihak pemborong sudah mau menyogok LSM dan awak media supaya tidak di beritakan dan di laporkan
adapun yang anenya lagi kenapa oknum polisi yang saat ini menjadi Kapolsek uluh Musi merasa gelisa dengan adanya berita melalui YouTube yang di ungga sebelumnya dan oknum polisi tersebut suami dari anggota DPRD Kab,empat lawang,,
dengan ke anehan ini awak media menjadi tanda tanya apaka pekerjaan tersebut miliknya atau bagaimana mana TIM MASIH melakukan penelusuran, untuk kebenarannya dan tim masih mencari informasi dari mana pemborong tersebut membelih solarnya dan jenis solar apa tim masih mencari informasi
Saat ini proyek tersebut masih dalam pemantauan LSM DAN WARTAWAN guna untuk mengumpulkan data lengkap,
@#*tim red









