KASUS KEMATIAN WANITA DI KURANJI PADANG BELUM TERUNGKAP, KELUARGA MINTA KEPASTIAN HUKUM

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERATUR TV INDONESIA | UPDATE – SUMATRA BARAT – KOTA PADANG — Kasus tewasnya seorang wanita berinisial H (48) yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, pada Selasa, 27 September 2022, hingga kini belum menemui titik terang. Dugaan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat diracuni.

Pihak keluarga korban menyampaikan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian sejak kejadian berlangsung. Namun, hingga lebih dari tiga (3) tahun berlalu, keluarga mengaku belum menerima kejelasan, perkembangan, maupun tindak lanjut hukum dari aparat penegak hukum terkait penanganan perkara tersebut.

Baca Juga :  DPRD Kota Lubuk Linggau Umumkan Pasangan Rachmat Hidayat Dan Rustam Effendi Sebagai Walikota Dan Wakil Walikota Terpilih Periode 2025-2030

Keluarga korban menyatakan kekecewaannya terhadap lambatnya proses hukum yang berjalan. Mereka mengeluhkan tidak adanya tanggapan yang jelas dari pihak kepolisian, sehingga menimbulkan pertanyaan besar terkait kepastian hukum atas kematian korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah melaporkan kejadian ini, tetapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Kami bingung harus mengadu ke mana lagi,” ungkap perwakilan keluarga korban.

Atas dasar itu, pihak keluarga korban meminta secara langsung kepada Kapolda Sumatera Barat dan Kapolresta Padang agar segera melakukan penyelidikan secara serius dan profesional guna mengungkap penyebab kematian korban serta menegakkan keadilan.

Baca Juga :  TIM MEDIA LITERATURTV.ID, SEGUNTANG.COM, DAN RADAR DEMOKRASI BERBAGI TAKJIL DI BULAN SUCI RAMADAN

Tidak hanya itu, keluarga korban juga memohon perhatian kepada bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar dapat mendengar, melihat, dan menindaklanjuti kasus tersebut demi terwujudnya keadilan dan kepastian hukum.

Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas, transparan, dan profesional sehingga kasus kematian Korban Berinisial H (48 ) dapat segera terungkap dan tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan.

Penulis : ZAINUDIN NASRI

Editor : ZAINUDIN NASRI

Sumber Berita : OKY SAURY

Berita Terkait

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan
Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan
Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah
Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji
STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB
PAN Sumsel Gelar Rakerwil I, Targetkan Masuk Tiga Besar Nasional di Pemilu 2029
Dana Aspirasi DPRD PROV 2013 Masih Mengambang – Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi Suami, Ir. H
Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi di Jam Kerja – LSM Akan Laporkan Oknum yang Tak Pernah Masuk, Ahli Ibadah: Ini Setara Makan Harta Haram
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Tower Diduga Milik Indosat Siap Beroperasi Tanpa Koordinasi & Izin Lengkap di Desa Gunung Meraksa Baru, Aktivis: Perusahaan Besar Mustahil Tak Tahu Aturan, Diduga Ada Penyimpangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Gelar Perkara Kasus ITE: Terlapor ASN Berdalih Sebut “Bu Diah” Bukan Mengarah Kepada Wartawan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Pelantikan Relawan H. Iskandar SE Fraksi PAN RI Serta Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Empat Lawang Digelar Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:00 WIB

Kantor Camat Tebing Tinggi Sepi Pegawai: Dari 16 ASN Hanya 6 Orang Hadir, Ada yang Mangkir 3 Tahun,Ada juga yang Pilih ke kebun Tapi Tetap Terima Gaji

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:49 WIB

STOK KONTRASEPSI IMPLAN KRITIS, WARGA EMPAT LAWANG TERHALANG IKUTI PROGRAM KB

Berita Terbaru