Lubuklinggau Sumatera Selatan-LITERATURTV.ID |
Menjadi perhatian publik pasca pesta demokrsi mengenai dana hibah Rp 8,5 Miliar yang digelontorkan Pemerintah Kota lubuklinggau ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lubuklinggau yang menyisakan atau Silpa hanya Rp 600 Juta,
hal ini mendapat sorotan dan tanggapan serius dari Aktivis Bumi Silampari. Ferry Isrop mengajak rekan penggiat anti korupsi dan wartawan yang bertugas di wilayah kota lubuklinggau untuk memastikan kegiatan yang sudah di laksanakan dengan kisaran paggu anggran Rp 7,9 Miliar.
Dari informasi yang didapatkan awak media melalui narasumber terpercaya, dana Hibah yang di gelontorkan Pemerintah Kota lubuklinggau ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah tahun 2024 sebesar kisaran Ro 8,5 Miliar dan tersisa Silpa Rp 600 Juta dikembalikan ke pemerintah Kota lubuklinggau: Rabu 09/04/2025: Literatur TV,
“Kami berharap kepada rekan rekan penggiat anti korupsi di wilayah.Sumatera Selatan untuk bersama meneliti dan mentelaah anggran dana hibah yang telah dipergunakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan menghabiskan biaya Rp 7,9 Miliar dari Rp 8,5 Miliar,” ujar Ferry Isrop dengan nada keritis. Rabu 9 April 2025,”pungkasnya
( Erwin wartawan Literatur TV Lubuklinggau, musi Rawas Utara,)









